Kursi (SEAT) – by Age Cendani

KURSI (SEAT)
A Solo Exhibition by Age Cendani
That’s Life Coffee. 9 – 17 APRIL 2016.
Promo Visual ArrisEdit.jpg
Berawal dari riset tentang depresi dan media, saya akhirnya memutuskan untuk bercerita tentang depresi itu sendiri, karena di kultur Asia (termasuk Indonesia) depresi dianggap hal yang tabu. Kalaupun akhirnya depresi diangkat di media lokal, sering terjadi misrepresentasi; dimana depresi kerap kali digambarkan berakhir kegilaan, bunuh diri, penyakit kutukan atau turunan, bahkan seringkali terlalu didramatisir (atau yang lebih parah, mengecilkan depresi), tanpa ada satupun media yang mendorong penderita depresi untuk mencari pertolongan, sesederhana dengan bercerita. Karya saya disini berusaha menceritakan kembali bagaimana depresi berdampak pada tiga orang teman dekat saya, dan diri saya sendiri,dengan menterjemahkannya dalam visual berbentuk kursi, juga mengajak publik menjawab pertanyaan apa arti depresi untuk mereka. Kursi dipilih sebagai bentuk representasi karena saya terinspirasi dari lukisan Van Gogh berjudul Van Gogh’s Chair dan Gauguin’s Chair. Pendekatan Van Gogh melalui kedua lukisan tersebut berusaha saya terapkan pada karya saya, selain itu pula, sama seperti kursi, depresi sebenarnya kita temui dalam keseharian kita, dan kita yang mendudukinya juga belum tentu merasa nyaman.
Kursi. Age Cendani. That’s Life Coffee. Jakarta 2016.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s